PROLOG
Aku Maura, atau lebih tepatnya Maura Kenesia. Saat ini aku tinggal bersama suami dan keempat anakku di Bandung. Kami tinggal di sebuah rumah yang cukup nyaman untuk suatu keluarga.
Aku sudah tidak lagi menjadi wanita karir atau Pemilik Hotel Piramidaya Jakarta Selatan. Semua harta yang aku miliki sudah aku kembalikan kepadanya. Sekarang, aku ingin menjadi seorang istri sekaligus Ibu rumahtangga yang berhasil.
Di sini, aku akan menceritakan kisah hidupku di umur duapuluh lima tahun. Momen di mana aku memiliki banyak kenangan, bahkan di momen tersebut lahirlah si buah hati.
Dia ... Ervin Kiel, salah satu Pengusaha ternama di Indonesia. Aku mulai mencintainya sejak pertama kali kami bertemu, tepatnya waktu itu kami bertemu di Bandara Adisutjipto.
Ada satu lagi, namanya Asraf Regan, dia satu-satunya pria yang selalu berhasil membuat aku tertawa. Dia selalu bisa membuat aku bahagia dengan caranya, tetapi sayang ... ah, sudahlah, dia sudah menjadi sahabatku sekarang.
Aku akan menceritakan sedikit tentang masa mudaku. Masa di mana aku mengalami hal yang paling buruk, hingga akhirnya aku menemukan sebongkah berlian. Yakni; anak-anakku.
Baiklah, aku akan mulai cerita tentang masa mudaku ....