BAB 35 (ENDING)

2316 Words

Ini untuk yang kesekian kalinya Maura menangis. Waktu sudah menunjukan pukul satu malam tetapi rasa sakit itu masih terasa amat dalam. Sulit untuk melupakan semuanya, tetapi harus. Tidak seharusnya Maura serapuh ini, namun hati siapa yang menyangka? Seluruh rasa percaya yang telah Maura berikan untuk Ervin, ternyata disia-siakan Ervin begitu saja. Waktu terus berjalan seiring rasa rindu yang terus melanda dunia Maura. Rasa sakit yang begitu luar biasa. TING! Maura melihat siapa yang mengirimnya pesan, dan ternyata orang itu adalah orang yang sama, Ervin. Entah sudah berapa kali ia mengirim Maura pesan, tetapi yang pasti pesan itu memiliki satu tujuan yang sama. Meminta maaf di saat semuanya sudah terjadi. Sama saja seperti pecundang, bukan? Ervin Maaf :( maafin aku, pliss... Maura me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD