episode 6 percobaan pembunuhan keluarga kerajaan?

1092 Words
" baiklah... secara tidak langsung kamu punya hutang Budi padaku ya " balasku sambil tertawa. " kakak Eli ayo makan aku bawa makanan banyak " ajak Ziiafeinan. " ahah..sejak kapan namaku jadi Eli liangfei... " komentarnya. " Ha-ha-ha maklumi saja dia memang suka menyingkat nama orang, sudahlah ini ambil " ucap ku padanya. ini pertama kalinya aku makan bersama saat makan siang, setelah bekerja biasanya aku makan selalu sendiri yah ini tidak terlalu buruk. " TENG-TENG-TENG " itu bunyi suara lonceng kerajaan yang khas yang artinya keluarga kerajaan sedang berjalan mendekat, aku dan Ziiafeinan sontak bangun dari tempat kami tapi tidak dengan Elizabeth dia masih melanjutkan makan nya aku sudah menarik beberapa kali tangan nya tapi dia tetap kekeh dengan pendiriannya. sudah telat sudah tidak bisa! keluarga kerajaan semakin mendekat tangan ku langsung saja di tarik oleh Ziiafeinan kami semua yang ada disana langsung buru-buru bersujud yang artinya memberi hormat terhadap keluarga kerajaan. aku tidak tau kenapa harus bersujud tapi lebih baik mengikuti aturan ini jika kepala ku masih ingin ditempat nya. " RAJA, RATU, DAN KELUARGA KERJAAN DATANG! " seru seorang Kasim kerjaan. kami semua membukuk sujud saat mereka berjalan di hadapan kami, aku melirik sedikit ke Elizabeth ASTAGA! anak ini Benar-benar cari mati dia masih duduk di tempatnya sambil menikmati makanannya. salah ku juga pikirku tidak memberitahu nya tentang aturan ini. " nona! dimana akhlak mu apa kamu tidak menghormati keluarga kerjaan!" ujar seorang Kasim. " apa kamu memanggil ku tuan?.. ah iya seperti nya kamu memanggil ku, astaga liangfei Ziiafeinan apa yang sedang kalian lakukan! berdirilah ayo " jawab nya. " anak ini benar-benar! jika ingin mencari mati tolong jangan ajak kami berdua anggap saja tidak mengenal kami " ucapku dalam hati. aku dan Ziiafeinan menolak ajakan bangun dari Elizabeth karena kami tau konsekuensi nya. " kalian ini kenapa tidak mau berdiri apa kalian ---- " " karena mereka tau aturan nona! " komentar seorang selir " kami selalu dihormati oleh rakyat kami, tindakan kamu seperti ini sepertinya memang kamu ingin memprovokasi keluarga kami betul bukan nona? " tambah selir tadi. " siapa kamu? ngomong-ngomong soal jawaban memprovokasi itu dari mulut mu tadi tidak lah benar, apa kamu tau memprovokasi itu tindakan yang berbeda seperti contoh nya aku mengadu domba keluarga kerjaan itu lah baru memprovokasi apa kamu mengerti sekarang? " balas Elizabeth dengan tersenyum. benar benar sangat berani Elizabeth ini Ziiafeinan ingin menolong nya tapi aku menarik nya kembali ini kedua kali nya Elizabeth mencari masalah dengan keluarga kerajaan jika dia mempunyai pikiran dia pasti tau apa yang harus dilakukan, aku tidak ingin karena dia kediaman Fei kena masalah yang serius lebih baik aku dan Ziiafeinan menonton film kolosal ini pikirku. " kakak Fei apa kamu benar benar tidak ingin membantu nya? " tanya Ziiafeinan padaku. aku memberikan kode untuk nya agar tetap diam dan menonton. "LANCANG! Kasim wei penggal kepalanya dia perempuan yang tidak menghormati selir raja sekalipun! " teriak selir tadi. " tenanglah selir Yun yang nona tadi ucapan kan memang benar ucapan mu tadi keliru,, aku tidak bermaksud membela nya tapi dia juga sudah memberikan hormat pada kita dengan membungkukkan badannya, benar kan ayahanda Ibunda? " jawab seorang pangeran. pangeran itu memiliki perawakan yang sangat lembut dan mempunyai wajah yang cukup tampan dengan sikap yang sangat sopan santun " oh iya nona siapa namamu? aku tidak tau kenapa aku cukup tertarik dengan mu, kamu mempunyai sikap yang cukup tegas pasti kamu mempunyai alasan kenapa kamu tidak memberikan hormat seperti yang lain " tambah nya. " jawab pangeran namaku Elizabeth sepertinya jika dilihat kamu mempunyai pikiran yang cukup terbuka ketimbang yang lain.... aku hanya memberikan hormat dengan bersujud terhadap seseorang yang menciptakan ku dan... maaf jika tersinggung aku menghormati kalian sebagai seorang keluarga kerajaan dari negara lain dan aku memiliki raja dan ratu sendiri " ujar Elizabeth. aku langsung tersontak kaget raja dan ratu sendiri? Elizabeth sangat bagus mengarang cerita mau tidak mau aku harus membantunya saat ini agar tipu daya nya tidak mengecewakan. " maaf pangeran kang teman ku ini berasal dari Negera barat dinegara nya juga memiliki ratu dan raja sendiri dia sangat menghormati mereka,, mohon pangeran kang mengerti " seru ku. " tidak apa aku mengerti.. semuanya mari kita teruskan perjalanan " balas nya. meskipun raja dan ratu tidak mengucapkan sepatah kata pun tapi jika dilihat dari raut wajah mereka yang tersenyum seperti nya mereka setuju dengan jawaban yang aku berikan tadi. mereka sekeluarga akhirnya berjalan kembali " ha-ha! kakak Fei lihat lah wajah jengkel selir Yun itu.. jangan menatap ku seperti itu kakak Fei selir Yun itu memang sombong dan menyebalkan hanya seorang selir tetapi perlakuannya se menah-menah beda sekali dengan ratu yang memiliki kebijaksanaan yang lebih tinggi tapi tidak bertindak sesuka hatinya benar kan " komentar nya Ziiafeinan soal selir Yun. " aku tidak menyangka kamu suka bergosip,, tapi ucapan mu benar tinggal sedikit di didandani dia akan mirip seperti babi guling " balas Elizabeth. Mereka berdua tertawa aku yang melihatnya hanya bisa menepuk jidat betapa sial nya aku dikeliling wanita seperti mereka berdua,, dan lihat selir Yun melihat mereka berdua tertawa seperti nya dia terlihat benar-benar sangat jengkel selir Yun menatap Elizabeth seperti ingin mencabik-cabik wajahnya dan Elizabeth melihatnya membalas dengan senyuman yang aku artikan sebagai senyuman mengejek. tidak berapa lama kemudian keluarga kerajaan sudah berjalan cukup jauh dari tempat kami saat aku ingin menutup toko karena sudah sepi pembeli. dari jarak jauh dari kami melihat suasana yang mengerikan orang orang berlarian dan saling berteriak, aku menyuruh Elizabeth dan Ziiafeinan untuk berada di toko dan aku mengecek suasana apa yang sedang terjadi. betapa kagetnya aku! saat berada di tempat para pengawal kerajaan sedang bertarung dengan sesosok pasukan berbaju hitam. aku melihat para anggota kerajaan diserang habis-habisan oleh sesosok pasukan hitam dikejadian tersebut pangeran kang dan para pangeran lain ditusuk tepat di dibahu dan d**a nya dan para selir di lukai wajah mereka satu persatu benar benar mengerikan aku terpaku sejenak sampai Elizabeth datang " dasar bodoh! apa kamu ingin cari mati.. kenapa masih disini cepat kabur dan panggil bala bantuan di istana! " teriak nya padaku. aku benar benar sangat syok melihat kejadian itu aku mengikuti saran Elizabeth aku menunggangi kuda bersama Ziiafeinan kami berdua menuju istana memanggil bala bantuan..untung nya saja pangeran perang bersama pasukannya sedang berada di istana segera aku menyuruh mereka menolong keluarga kerajaan yang lain. " kakak Fei Dimana kakak Elizabeth!! apa kamu meninggalkan nya! " tanya Ziiafeinan padaku. aku benar benar terkejut aku hampir lupa Elizabeth masih ada disana aku menyuruh Ziiafeinan tetap di dalam istana sedangkan aku kembali ke tempat kejadian bersama pangeran perang.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD