Bab 49

1363 Words

POV : AZKA Aku tak tahu kenapa alur hidupku sedemikian rumit. Dulu aku masih bisa memaklumi jika Ummi dan Abah menitipkanku pada nenek, karena keadaanku yang tak memungkinkan untuk dibawa pergi ke kota. Aku pun mengerti saat nenek cerita jika ekonomi Ummi dan Abah saat itu masih porak poranda. Tak diasuh kedua orang tua itu cukup menyakitkan, meski dengan alasan bermacam-macam. Apalagi saudara kembarku sendiri begitu dimanja dan diperhatikan. Tak cukupkah derita yang kuterima saat masa kecil dulu? Hingga sampai sekarang pun, saat aku ingin mengecap manisnya kehidupan, saat aku baru saja mendapatkan apa arti cinta dan kasih sayang, saat itu pula lagi dan lagi aku harus mendapatkan teguran. Aku seolah boneka dengan remot kontrol yang tak bisa bergerak sesuai kemauanku sendiri. Semua har

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD