Pergi ke Hotel

1118 Words

Jonathan sedikit mendekat ke kaca, suaranya berat, pelan namun penuh tekanan. “Biarkan aku masuk, aku tahu kau ada di dalam, Ayu, jangan menolak … kau tahu konsekuensinya kalau menolak.” Ayu tersentak, nafasnya tercekat, kata-kata itu seperti belenggu, menjeratnya dalam rasa takut sekaligus bingung. Tangannya masih di gagang pintu, jantungnya berpacu, tubuhnya gemetar. **** Di kamar yang remang, Larasati duduk di sisi ranjang sambil menatap kosong ke arah jendela. Suaranya terdengar lirih saat ia berkata, “Hari ini Ayu kelihatan sangat sedih, Pa … Apa tidak bisa masa magang Raka dipercepat saja? Aku kasihan melihat mereka berdua harus menunggu terlalu lama.” Hanggono yang sedang membaca buku di tangannya menurunkannya perlahan. Ia menghela napas, lalu menatap istrinya dengan sorot ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD