Bab 35

2021 Words

Dengan d**a berdebar sana menapakkan kaki ke gedung dengan tulisan Wijaya Group di atasnya. Tarik napas dari hidung, buang napas dari mulut. Kata-kata sakti itu terus diulang-ulang di dalam hatinya, sambil mempraktekkan tentu saja. Padahal tadi Joe sudah mengatakan untuk tidak gugur. Wajah Tristan memang sedatar tripleks, tapi pria itu bukan kanibal yang suka memakan manusia. Seperti itu tetap saja Sana takut. Joe bukan membuatnya tenang, kata-kata itu justru membuatnya semakin gugup. Wajah datar Tristan tidak masalah baginya, yang membuatnya gugup adalah pekerjaannya. Ini untuk pertama kali dia bekerja di perusahaan sebesar Wijaya Group. Seperti mimpi saja, dari seorang penjaga kasir menjadi asisten seorang Tristan Wijaya yang merupakan CEO Wijaya Group. Sana memasuki lift bersama bebera

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD