Bab 34

2034 Words

Setelah melewati perdebatan yang cukup alot, akhirnya manajer toko buku tempat Sana bekerja menerima juga pengunduran dirinya. Sana mengembuskan napas lega. Akhirnya dia bisa terbebas dari ruangan manajer yang sangat pengap baginya. Manajer toko buku adalah seorang yang terlalu disiplin. Selalu marah kalau ketahuan terlambat sedikit saja. Padahal dia juga sering terlambat. Sedikit tidak adil, bukan? Begitu keluar dari ruangan itu, Sana langsung disambut oleh Joe. Pemuda itu tidak pergi ke mana-mana, tetap menunggunya di tempat semula, di depan ruangan manajer. Padahal tadi Sana sudah memintanya menunggu di depan saja sekalian membaca atau mencari buku yang akan dibeli, tapi Joe tidak mengindahkan. Dasar keras kepala! "Kok nunggunya di sini, Hon?" tanya Sana basa-basi. Dia sudah tahu kala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD