KTA’S 92 - Loss Of Occupants

2233 Words

Teddy merundukkan tubuhnya lalu merangkak menuju rak buku paling bawah dekat meja komputer. Meraih satu buku tidak terlalu tebal dari bawah sana. “Ya udah, gue masih banyak urusan,” pamit Teddy lekas pergi dengan begitu saja. Tampak tidak lagi memedulikan keberadaan sosok Nanta di hadapannya. Nanta hanya mampu mengembuskan napas yang seakan tertahan sekat. Sesak. “Ted,” panggilnya yang nahas melesak ke dalam d**a. Ia terdiam dengan tubuh yang seperti ditumpuk beban denngan berat hingga ribuan kilo. Tanpa sadar kedua kakinya bergerak mundur sampai tubuhnya menyentuh dinding yang dingin. Dan jingga di luar sana benar-benar menarik diri dari pelataran. Nanta menarik kursi dari bawah meja komputer lantas mendudukan tubuhnya yang seolah kontan kehilangan daya. Sekali lagi ia menghela napas l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD