KTA’S 90 - Nice Lie

2293 Words

Bunyi dering singkat membangunkannya dari lelap yang baru ia rasakan beberapa menit yang lalu. Dengan sepasang matanya yang berat ia berusaha menatap layar yang terasa cukup menusuk maniknya. Sejenak ia mendesah seraya membalikkan tubuh yang tertelungkup mencari posisi ternyaman. Ia menarik napas tatkala nama Laisa muncul mengisi bilah notifikasi layar ponselnya. Nan, apa kabar? Udah makan? Jemarinya lekas bergerilya mengetuk-ngetuk layar ponsel. Ah, ia pun merasakan pergerakannya cukup senada dengan darah yang berdesir cepat. Baik. Udah, kok. Kamu sendiri gimana? Selang lima menit dering singkat kembali terderai. Aku juga baik. Nanta menghela sejenak. Lantas menekan ikon telepon yang lekas menghubungkannya dengan gadis di seberang sana. Ia terpejam lalu mendesah dalam hati teringat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD