KTA’S 89 - A Name

2251 Words

“Nih. Lo simpen baik-baik,” ucap Hans yang baru saja datang seraya menaruh berlembar-lembar berkas di atas keyboard. Nanta menolehkan kepala lantas menatap Hans dengan dahi terlipat seolah menanyakan maksud Hans. “Itu susunan acara kita selama di sana sekaligus peta,” jelas Hans sembari melenggang menuju sudut ruang menghampiri rak buku kesayangannya. “Oh.” “Dan janga lupa siang ini kita ada rapat di aula kantor AJI, karena mereka yang mengamanatkan kita buat jadi perwakilan di konferensi.” “Oke.” Nanta meraih lembaran-lembaran yang Hans berikan. Ah, lebih tepatnya yang Hans lemparkan. Ruangan kembali senyap dan hanya terdengar suara krasak-krusuk melihat Hans yang tampak sedang mengaduk-aduk isi rak buku. Nanta kembali mengangkat wajah dan mengarahkan sorot netranya pada Hans. “Kema

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD