“Saya udah minta pelayan buat masakin makanan kesukaan kamu,” ujar Darka menunjuk udang yang terlihat enak. Aurora mengikuti pandangan Darka, ya benar saja di situ ada makanan kesukaannya yaitu udang goreng. Tapi ia tak akan terkecoh dengan hal itu, ada hal penting yang harus dibahas sekarang juga. Aurora bukan berniat ingin ikut campur masalah Darka, tapi kebetulan saat ini ia juga ikut terlibat mau tak mau ia harus tau apa yang terjadi dan siapa yang menyerang mereka tadi. Bisa Aurora lihat, beberapa penembak ingin menyerangnya dan bukannya Darka. Terlihat jelas dari sinar leser yang diarahkan ke Aurora. “Pak … aku butuh jawaban,” ujar Aurora, nadanya masih datar bahkan lebih datar dari sebelumnya. Aurora benar-benar menjadi orang yang berbeda kali ini. Darka menghela napas menden

