Bab 22. Hari Bahagia

992 Words

Langkah Derel terhenti, napasnya tercekat, seakan waktu terhenti saat mendengar perkataan Amelia. Kalimat yang ingin didengar Derel dari dulu, Derel tak bisa menyembunyikan kebahagiaan lagi, ia saNgat bahagia jika Amelia memintanya untuk membawa Aurora kembali. “Mama bilang apa? Mama nggak sedang ngelindur kan?” tanya Derel memastikan ucapan Amelia, mana tau ia salah dengar. Sangat tak mungkin Amelia meminta Aurora kembali bukan. “Mama serius, bawa Aurora kembali … segera,” tekan Amelia pada setiap perkataannya. Kali ini Amelia serius, mungkin ia akan berdamai dengan masalalunya dan menerima Aurora sepenuh hati. Kembalinya Aurora tak bisa ditunda lagi, mereka butuh Aurora sebagai penyeimbang keluarga. Lagipula ada satu alasan utama yang membuat Amelia meminta Aurora kembali. “Mama me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD