Wanita itu terlihat berdiri di depan sebuah perusahaan telekomunikasi dengan tatapan sayu, saat ini dia memakai kaca mata hitam dan topi hitam untuk membuat dirinya tidak di kenali oleh orang-orang sekitar. Bagaimana pun juga dia sudah di ketahui meninggal oleh orang-orang, apalagi terhadap Sabrina yang mungkin saat ini sedang merenung atas kabar kematian yang secara mendadak. Seseorang baru saja tanpa sengaja menyenggol Razel sehingga membuat tasnya terjatuh, kemudian dia dan orang yang menyenggolnya sama-sama mengucapkan kata maaf. “ Sabrina.” “ R-Razel.?” Razel merasa senang karena akhirnya bisa bertemu langsung dengan Sabrina, sementara Sabrina tampak kaget melihat sosok Razel ada di hadapannya sat ini. Dia bahkan mengira salah orang atau sedang berhalusinasi, namum Razel dengan c

