Pulang ke rumah

1106 Words

Delisa mencoba untuk memberanikan dirinya kembali ke rumah orangtuanya. Dia segera berjalan dengan penuh keraguan menatap rumah mewah yang penuh dengan kenangan itu. Sudah beberapa bulan juga dia tidak pernah pulang ke rumah. Dan, sengaja untuk memblokir nomor kedua orang tuanya. Tapi, sekarang dia berdiri di depan pintu. Menata hatinya untuk bisa tetap tenang. Apapun yang dikatakan orang tuanya dia sudah siap. Delisa merasa jika memang dirinya yang bersalah. Dia tidak mau juga banyak bicara tentang semuanya. Dia ingin satu tujuan menemui orang tuanya. Meminta maaf atas semua kesalahan yang sudah dilakukan. Delisa menghentikan langkahnya. Dia tersenyum tipis, meski hatinya menangis penuh dengan penyesalan. Delisa menarik napasnya dalam-dalam, dia mencoba mengatur napasnya. Dalam satu tari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD