"Maksud kamu apa?" tanya Rain. "Kamu pernah bertemu dengannya? Kamu memperhatikan luka lebam di tangannya tidak?" tanya balik Delisa. Rain mencoba mengingatkan kembali. Dia memutar matanya. Menatap ke atas. "Em.. Belum pernah aku melihatnya. Dia keluar selalu pakai jaket. Dan, dia juga jarang sekali menunjukan wajahnya di depanku. Jika aku tidak sengaja melihatnya. Setiap aku ingin menatapnya. Dia selalu memalingkan wajahnya." "Memang dia menutupinya. Tidak mungkin jika dia mengatakan semuanya. Pasti Dion juga mengancamnya. Apalagi keluargaku masih butuh bantuan Dion." kelas Delisa. Dia terlihat begitu paniknya. "Tenang saja!" kata Rain. "Lebih baik tenangkan diri kamu. Lagian Alice bisa jaga dirinya. Dia tidak akan kemana-mana. Kita pergi ke sana jika dia sudah ada di rumah." uc

