Di sebuah ruangan yang tampak luas. Dengan nuansa coklat sedikit kehitaman. Ruangan yang begitu lengkap. Beberapa rak buku berjejer rapi. Sofa, meja, dan kursi kerja. Serta lengkap dengan ruangan untuk istirahat dirinya. Saat Dion lembur dia menginap di kantor bersama dengan asisten yang selalu menjaganya. Tok.. Tok.. Suara ketukan pintu dari luar terdengar begitu nyaring. Dion yang semula masih sangat sibuk dengan pekerjaan yang menumpuk. Dia harus melihat secara detail pekerjaan pegawainya sebelum menandatangani semuanya. "Masuklah!" pinta Dion. Suara pintu mulai terbuka perlahan. Seorang laki-laki melangkah masuk ke dalam. Tak lupa menutup pintunya kembali. "Permisi tuan, apakah anda tadi memanggil saya?" tanya Hans. Membungkukkan badannya sedikit. Memberikan hormat pada tuann

