Nindya Pov Satu kebiasaan menyebalkannya sejak dulu yang tidak hilang adalah insomnia. Disaat pikiran penuh seperti akhir-akhir ini, terpaksa membuatnya tidur diatas pukul tiga pagi. Dan hal itu sudah berlanjut empat hari terakhir ini. Dan aku yakin akan tetap berlanjut sampai pikiranku mendapatkan jawaban dari segala pertanyaan yang ada di putaran otakku. Menyerah memejamkan mata, akhirnya aku memilih berbaring sambil menatap atap kamar yang berwarna putih. Sebelumnya aku tidak pernah terusik akan pernikahan. Mama juga tidak pernah meneror berlebihan dengan pertanyaan 'kapan nikah'. Tapi omongan Delia waktu itu nyatanya nyangkut dan enggan pergi dari otakku. Ditambah undangan pernikahan dari rekan-rekan seumuran yang datang silih berganti, menanamkan sedikit banyak kegelisahan akan p

