"Kau dengar itu, Kasa? Mommy akan pulang ke Indonesia," bisik Ambara penuh rasa antusias, sambil menoleh pada sang adik yang berdiri di sebelahnya. Terlalu asyik dalam perbincangannya, Zinnia dan Hana sama sekali tidak menyadari, kalau sedari tadi Ambara dan Angkasa bersembunyi di balik dinding ruang tengah, serta menguping pembicaraan mereka. "Tapi kenapa sepertinya mommy ragu mengajak kita ikut ke sana, Bara?" Tidak seperti Ambara, Angkasa justru menunjukkan wajah kecewa. "Kamu benar, Kasa. Kayaknya ada sesuatu yang mommy rahasiakan dari kita dan semua itu pasti ada di Indinesia." "Aku akan tanyakan saja langsung sama mommy." Angkasa dengan cepat menggerakkan kaki mungilnya, hendak menemui Zinnia. Namun, dengan cepat Ambara menahan tangan adiknya dan melarang, "Jangan, Kasa! Percuma

