Rumah sakit

1015 Words
ketika sudah sampai di rumah sakit Niko segera membawa Tasya ke UGD.  "MANA DOKTER KALIAN !!" teriak Niko  "sebentar tuan" ucap salah sau perawat "bawa kemari dia !" ucap pria yang ada di belakang Niko yang sedang melepaskan jaket dan topi nya. "Lo lagi !! " geram Niko  "dokter ! syukurlah dokter kembali" ucap perawat tadi yang segera menerima jaket kulit dari pria itu dan mengganti kan nya dengan jubah dokter "bawakan stetoskop ku" ucap Varo lalu ia berjalan ke ranjang Tasya namun segera di hentikan oleh Niko "gue nggak mau lo yang cek!" "Jangan egois , lo mau dia meninggal gara gara telat di rawat"  "tapi gue nggak mau lo yang cek" "jadi lo mau siapa !!" "maaf tuan, dokter lain sedang sibuk jadi hanya ada dokter Varo" ucap Perawat yang baru saja datang Niko mengalah namun ia tetap berdiri tak jauh dari Tasya ia taut jika Varo membawanya kabur darinya. Tak berapa lama Varo sudah selesai mengecek kondisi Tasya dan meminta perawat untuk membawanya ke ruang VIP. "apa hak lo bawa dia kesana !" ucap Niko yang tak terima jika Varo yang memberi perintah untuk membawa Tasya keruang VIP bukan dia "dia pantas di rawat disana" "iya tapi apa hak lo"  "gue ma- teman dia , dan lo siapa" "gue suami nya !!" ucap Niko yang menekan kan ucapan nya. "malang nya Tasya punya suami yang kek lo"  Niko yang hendak menantang Varo seketika berhenti sesaat perawat meminta mereka untuk tenang. "dokter varo tuan maaf tolong jangan berantem disini karena ada pasien yang melihat"  Niko yang mendeganrnya langsung segera pergi meninggalkan Varo dan mencari kamar Tasya. yang ternyata berada di lantai 2 rumah sakit. sesampainya ia disana , ruangan sudah sepi sudah tak ada perawat yang berada disisi nya, dan Tasya masih seperti awal pingsan karena dirinya.  Niko duduk di sisi sebelah kanan Tasya. "maaf" ucap nya yang merasa bersalah sambil merapikan rambut yang menganggu wajah Tasya. Lama ia menungu namun Tasya juga tak menunjukkan tanda tanda akan bangun.  Tring ... tring .... tring .... Suara Handphone Niko yang tiba tiba berdering mengganggu ketika di periksa nya ternyata panggilan masuk dari Alexi Niko berjalan agak menjauh dari Tasya untuk mengakat telpon dari Alexi Niko "kenapa sayang?" tanya niko lembut Alexi "kamu dimana? kenapa nggak pulang? kamu kerumah dia ya !!" Niko "aku ada pekerjaan tambahan di kantor jadi aku akan lembur disini" ucap Niko berbohong  Alexi  "bohong !! aku barusan nelpon sekretaris kamu katanya kamu sudah pulang dari tadi!" Niko "kamu nelpon siapa !! buktinya aku masih di sini"  Alexi "Caca !! aku telpon dia tadi" Niko "coba saja kamu telpon dia lagi , pasti dia bilang kalau aku di kantor" Alexi "pokonya aku mau kamu pulang sekarang !!" Niko "aku nggak bisa sayang , masih banyak pekerjaan yang harus aku kerjakan disini.. kamu ngerti dong aku cari uang kan untuk kamu juga kan untuk biaya kamu foya foya" ucap Niko yang sedikit menyinggu Alexi agar ia sadar karena ia selalu saja menghambur hamburkan uang Niko.  Jujur Niko kurang suka dengan sikap Alexi wanita itu terlalu borors baginya walaupun ia mencari uang untuk di habiskan namun ia tak pernah sekalipun untuk mengerti dengan keadaan Niko.  "aku masih sibuk , aku tutup" ucap NIko sebelum menutup telpon  Tasya yang dari tadi sudah bangun hanya mendegar percakapan itu dalam diam tanpa perlu ikut campur. dan ia juga bingung kenapa Niko malah berbhong dengan kekasih nya padahal kan ia sangat mencintai Alexi, saat Niko kembali ia melihat Tasya yang juga sedang melihat ke arah nya. "kamu sudah sadar?" Tanya Niko lalu berjalan ke arah ranjang Tasya Tasya tak merespon "mau aku panggilkan dokter?" Tasya menggeleng gelengkan kepala nya. "kamu mau apa?" Tanya Niko lalu ia duduk di sebelah ranjang Tasya. Tasya diam "bicaralah apa kamu bisu habis kena pukul?" ucap Niko yang sudah kesal dengan respon Tasya  Tasya kembali diam seperti nya ia sedang enggan melayani pria di hadapan nya ini. "sudahlah kamu perlu aku panggilkan dokter, sepertinya mulut mu juga bermasalah" dengus nya lalu segera memencet bel darurat agar dokter dan perawat segera datang keruang Tasya Tak lama dokter dan perawat berhamburan masuk ke dalam ruangan Tasya. "syukurlah mba Tasya sudah sadar" ucap salah satu perawat "dok tolong cek kondisi nya , dari tadi dia cuma diam aja , mungkin ada masalah dengan mulut nya tu" ucap Niko dengan nada menyindir Dokter Rega yang mengganti Varo sementara waktu segera mendekat ke arah Tasya. "boleh saya periksa sebentar ya" ucap dokter yang usia nya masih cukup muda dan sepertinya usia nya tak jauh dari Tasya. Tasya mengangguk Dokter Rega meriksa Tasya dari mengecek bola mata nya , lebam yang sudah di perban pergerakan lengan dan kaki Tasya namun semua nya terlihat baik baik saja.  "saya rasa mba Tasya dalam kondisi yang baik , hanya perlu istirahat saja sekarang" ucap Dokter rega  "terus kenapa dia diam saja dok ?" Tanya Niko namun ia malah mendapat pelototan tajam dari Tasya "mungkin mba Tasya masih lemah untuk bicara tuan , cepat atau lambat mba Tasya pasti akan kembali bicara"  Niko tak melanjutkan bertanya ia mengangguk anggukan kepala nya tanda setuju. setelah itu geromobolan dokter dan perawat itu pun pamit dan dari ruangan Tasya   "masih mau diam? atau kamu lupa kalau aku suami kamu ha !! apa karena ada pria itu kamu jadi lupa sama aku" ucap Niko lalu membuka tirau kamar Tasya  "ada apa?  " ucap Tasya pelan "gitu.. kalau suami panggil jawab" ucap NIko sambil berjalan ke arah Tasya. "aku masih istri kamu? aku pikir kamu sudah lupa" sindir Tasya "ohhh sebulan aku tinggalin sudah bisa manggil aku kamu.. nggak kaku lagi , gimana jika kau tinggalin setahun"  "bukan nya kalau setahun kita sudah pisah" "pisah? siapa bilang?" tantang Niko  "kamu , surat pernjanjian itu" "surat perjanjian? aku nggak pernah buat"  "Tuan Niko ... tolong jangan bermain main dengan ini" "aku tak pernah main main" "jadi yang kemarin apa? terus kamu mau nya apa sih? menjadi kan aku sebagai istri pajangan terus kamu bisa puas bermain dengan wnaita lain di luar sana !" >>>>>>>>>>>>>>>>>>>> Bersambung  tulisan nya masih belum sempurna maaf kan author insyallah akan segera di perbaiki 
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD