Bab 4

878 Words
Victor menuju meja kerja Bella yang ada diluar ruangan. Dilihatnya Bella sangat serius berkutat dengan berkas ditangannya dan sesekali mencoret- coret berkas itu, kemudian perhatiannya sibuk beralih ke layar komputer, dan jari- jarinya dengan lincah menari- nari diatas keyboard. Ya! Dia menghentikan impiannya menjadi atlet Taekwondo Internasional semenjak peristiwa tabrak lari yang menyebabkan kakinya patah dan sekarang sedikit cacat permanen itu memutuskn untuk bekerja yang ringan- ringan saja. Meskipun menjadi sekertaris Victor juga bukan pekerjaan ringan! Hehehehe. Setidaknya tidak memerlukan fisik yang sempurna, bukan berarti fisik Bella sudah tidak sempurna, hanya saja ketika sedikit kelelahan, nyeri dibekas operasinya akan kambuh. Dan itu akan membuat Bella tersiksa sampai meraung- raung membuat orang- orang disekitarnya kelabakan. " Sampai kapan kamu akan membiarkan boss mu kelaparan Bella!" Tegurk Victor, sontak saja dia berjengit kaget, kemudian memeriksa jam di Handphonenya. " Ya ampun! Maaf Mister, saya lupa!" Kemudian dia merapikan berkas- berkasnya, mematikan komputernya dan beranjak berdiri. Tanpa harus dikomando, dia sangat tahu bahwa pasti Victor akan mengajaknya makan diluar. Bella selalu mematikan komputer dan menyimpan berkas- berkas pekerjaannya serahasia mungkin, tingkat kewaspadaannya ini selalu menyelamatkan perusahaan yang Victor kelola dari para bandit- bandit kecil yang berusaha menghancurkannya atau korupsi. Sudah beberapa karyawan yang dia pecat dan klien yang berusaha curang, dia batalkan kerjasamanya, dan pastinya dengan persetujuan Victor. Bahkan Bella juga tidak semata- mata mempercayakan pekerjaannya kepada dua asisten yang membantunya bekerja. Pekerjaan yang dirasa rahasia, akan dia kerjakan sendiri. Selesai memastikan bahwa komputernya sudah mati dan almari berkasnya terkunci rapat, dia berdiri mengambil tas nya. " Ran! Sof! Aku pergi makan siang dulu, kalau kalian mau istirahat, istirahatlah. Jangan lupa mengunci pintu ruangan!" Pamitnya pada Rani dan Sofi asistennya. " Oke mbak, sebentar lagi kami akan keluar. Masih menunggu email dari cabang perusahaan kita yang di Batu. " Jawab Rani, dia mengangguk hormat dan tersenyum pada Victor, dan tentu saja Victor hanya menanggapinya dengan muka datar. ' Iisshh! Dingin banget sih tuh orang!' Batin Rani " Baiklah! Jangan sampai telat makan gara- gara bekerja. Aku pergi dulu!" Ucap Bella. Dijawab anggukan oleh kedua wanita tersebut. Bella lalu menggandeng Victor berjalan keluar ruangan. " Iishh.. Gila! Dingin banget sih itu pak boss! Mubazir senyum gue!" Rutuk Rani setelah Bossnya pergi. " Iya yaa..kok betah sih mbak Bella sama dia!" Jawab Sofi sambil manutkan kedua alisnya. " Aahh..! Sudahlah ayookk makan aja, lo traktir gue ya!" Sahut Rani sambil merapikan berkas- berkas yang baru di print nya, mematikan komputer dan berdiri menunggu Sofi menyelesaikan merapikan berkas- berkasnya juga. Setelah mengunci pintu, merekapun melangkah menuju loby parkiran. * Sepanjang menuju lift dan parkiran, Victor dan Bella berpapasan dengan beberapa karyawan. Berbeda dengan Victor yang tidak menanggapi sapaan mereka, Bella selalu antusias untuk membalas sapaan mereka dengan riang. Banyak yang berpikir bahwa Bella dan Victor sebenarnya adalah sepasang kekasih yang sempurna, Victor dengan kekayaannya yang berlimpah, hasil dari pengembangan bisnisnya sendiri dan juga dikaruniai wajah yang tampan, mata coklat terang menjorok kedalam menambah kesan tajam, hidung mancung lancip, bibir yang sedang tidak tebal dan tidak tipis, dan ditambah rahang yang tegas serta bulu- bulu halus yang muncul malu- malu menghiasi area rahang, kumis dan janggutnya. Sedangkan Bella, meskipun tidak menggunakan sepatu higheels tinggi badannya yang 176cm itu terlihat sempurna jika di sejajarkan dengan Victor, kulitnya kuning langsat, bersih, rambutnya di cat coklat gelap yang tersanggul rapi menambah kecantikannya, hidungnya juga mancung lancip, matanya belo, bibirnya tebal sexy. Belum lagi perutnya yang rata, namun bagian- bagian tertentu menonjol sempurna. Karena terbiasa berlatih taekwondo, membuat tubuh Bella tumbuh sempurna. Seringkali mereka menghabiskan waktu bersama, dan keluarga Victor sendiri juga dekat dengan Bella. Sehingga tak seorangpun berani macam- macam dengan Bella, bahkan para wanita yang memuja- muja Victor juga akan beringsut pergi jika mengetahui Bella ada disekitar mereka. Entah mengapa aura Bella sangat luar biasa dimata paramlelaki dan wanita. Sayang sekali, tak ada tanda- tanda cinta yang tumbuh diantara mereka yang sibuk dengan rahasia percintaan mereka masing- masing. " Mau kemana kita?" Tanya Bella setelah Victor memasuki mobil dan duduk di kursi kemudi. Walaupun hanya sekertaris, Victor selalu memperlakukan Bella spesial, terutama dia pasti membukakan pintu mobil bagi Bella. " Lo bilang mau makan di resto lalapan teman lo yang baru buka?" Jawab Victor sambil fokus menyetir, keluar dari basement perusahaannya. " Haahh..?! Lo mau makan disitu?!" Tanya Bella kaget " Yang penting pengelolaannya bersih kan?" Jawab Victor mengerti maksud kekagetan sohibnya itu. " Tapikaaannn.." Belum selesai berucap Bella sudah mendapatkan satu tatapan galak dari Victor. " Bella! Meskipun gue kaya tujuh turunan, tapi gue nggak pernah beda- bedain makn dimanapun tempatnya, kecuali tempat itu jorok banget! Paham?! " Bella nyengir sempurna, mambuat Victor mendengkus kesal. Ya! Bella tahu sahabatnya itu tidak pernah pilih- pilih tempat makanan, bahakan saat liburan dirumah kakeknya Mr. Ronald Green dan Neneknya Mrs. Kusuma Hutama Green di Batu, Jawa Timur, mereka tak segan- segan jajan dipinggir jalan dengan santainya. Dan itu Bella ketahui saat dia ikut Victor pergi liburan kesana waktu mereka masih SMA . Daddy dan Mommy Victor pun juga tak segan- segan duduk di atastikar yang digelar di trotoar oleh pedagang kaki lima sambil menikmati kopi s**u panas kesukaannya, walaupun mereka menjadi pusat perhatian orang- orang yang sedang lewat. ' Laahh..bule pun ngemper?' Gumam orang- orang itu Ngemper adalah istilah bersantai di emperan ( teras rumah ) dalam bahasa Jawa.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD