Queeny didorong masuk karena berusaha memberontak. Lalu pria itu menutup pintu dan menguncinya rapat-rapat. Queeny menoleh ke arah ruangan dan melihat Furqon ada di sana. Cowok itu tersenyum misterius ke arah Queeny. Dia mengenakan pakaian formal dan duduk di depan meja penuh makanan dan minuman. Bagaimana mungkin Furqon ada di sini? Apakah ini adalah rencananya untuk menculik Queeny dan Marlina lalu mengajak Queeny untuk bersantai di tengah ruangan? Queeny menggeleng tak percaya. "Apa-apaan lo?" seru Queeny tak terima. "Gue cuma mau ngajak lo makan malam." "Gue nggak mau makan malam sama lo!" sahut Queeny marah. "Bukain pintu, gue mau keluar!" "Lo nggak boleh keluar sampai kita selesai." "Lo bawa Marlina kemana? Hah? Lo mau apain dia?" Furqon bangkit dari duduknya untuk menenangka

