"Kayaknya sih tinggal di sini," jawab Marlina ragu. "Kok kamu jawabnya ragu gitu sih, Mar?" sela Nasir. "Ya kan gue belum pernah ngobrol langsung sama doi, seganlah sebagai mahasiswanya, lagian apaan dah kepo banget kalian," sindir Marlina. "Yaelah, tanya gitu doang napa, Marlina." Selesai makan mereka kembali ke apartemen. Nasir dan Agung pun pamit pulang. "Mar, nanti kalau Queeny dateng suruh fia hubungi aku ya," pesan Agung. "Ngapain?" selidik Marlina. "Ada aja deh, kepo!" "Awas lo macem-macem sama sahabat gue!" ancam Marlina dengan menatap tajam kr arah Agung. "Santai kali! Mana mungkin aku macem-macem, selama ini aku kan jagain Queeny!" jawab Agung dengan nada santai. "Ya iya!" Agu dan Nasir pun pulang ke rumah mereka masing-masing. *** Sesampainya di supermarket, Yusuf

