*** Pagi itu, Queeny sedang menikmati secangkir teh di teras rumahnya ketika tiba-tiba ponselnya berdering. Ketika ia mengangkat telepon, ia mendengar suara Uminya dari Bandung di seberang sana. "Assalamu'alaikum Queeny, apa kabar?" tanya Umi dengan suara gembira. "Wa'alaikumsalam Umi, Alhamdulillah baik-baik saja. Ada apa Umi?" jawab Queeny. "Abi dan Umi sedang mempersiapkan undangan untuk pernikahanmu yang akan digelar sebentar lagi. Kami ingin berkonsultasi denganmu tentang undangan yang harus kami buat," jelas Umi. "Ya, tentu saja Umi. Apa yang ingin Umi tanyakan?" tanya Queeny. "Abi pengen ngundang semua alumni dan juga Kiyai pesantren yang masih sayu jawa barat. Bagaimana menurutmu Queeny?" tanya Umi lagi. "Ya Ampun, Umi, jangan undang banyak-banyak. Cukup sederhana saja. Nant

