Queeny dan Yusuf akhirnya tiba di rumah Yusuf. Mereka disambut oleh Umi Yusuf dengan senyum hangat. Umi Yusuf sangat senang melihat kedatangan Queeny, karena dia selalu menyukai Queeny sebagai teman dekat Yusuf. "Assalamualaikum, Umi," sapa Queeny dengan menyalami tangan Umi dengan takdzim. "Waalaikumussalam, akhirnya Queeny bisa datang ke sini juga. Ayo, masuk, silakan duduk!" titahnya. Setelah bersalam-salam, Queeny dan Umi Yusuf mulai berbincang-bincang. Umi Yusuf bertanya tentang kuliah Queeny dan bagaimana perkembangannya di kampus. Queeny menceritakan tentang kuliahnya dan bagaimana dia merasa sedikit kesulitan di beberapa mata kuliah. "Gimana kuliahnya? Lancar?" tanyanya. "Alhamdulillah, lancar, Umi." "Oh iya gimana selama ngajar sama Yusuf? Katanya dia doser killer ya?" Umi m

