Seorang wanita sedang berjalan dengan congkaknya ke dalam rumah yang menjadi pilihan paling terakhir didatangi dan kunjunginya. Dia juga mengabaikan sapaan dari seorang asisten yang bekerja pada rumah tersebut. Dengan nada angkuh dia menanyakan keberadaan salah satu penghuni rumah, “Di mana Bryan?” “Tuan Bryan sedang berada di kamar Nyonya, Nona,” jawab asisten rumah tersebut dengan sopan sambil menunduk. “Panggil dia dan suruh menemuiku di ruang tamu! Cepat jalankan perintahku, aku tidak punya banyak waktu untuk berada di rumah ini!” perintah Felly sambil mengamati ke sekeliling ruangan yang terlihat rapi, tapi pandangannya bergidik jijik. “Baik, Nona.” Dengan cepat asisten paruh baya tersebut bergegas menuruti perintah anak sulung dari majikannya. Asisten tersebut takut jika anak maji

