Chapter 20

950 Words

*** Pukul setengah sebelas malam, Valeria belum bisa terlelap. Bukan karena belum mengantuk, tapi karena apartemennya tiba-tiba kedatangan tamu yang tak terduga. Tanpa kabar terlebih dahulu, sang tamu disambut siraman air oleh Valeria sehingga tak baik-baik saja, kemeja yang dipakainya basah—membuat Valeria selaku tuan rumah, lekas bertanggungjawab dengan mencarikan baju ganti. "Kaosnya item, Mas, terus polos. Jadi enggak kelihatan kaos cewek." Keluar dari kamar setelah menutup pelan pintu, ucapan tersebut Valeria lontarkan pada sang tamu yang sejak beberapa waktu lalu menunggu di sofa ruang tengah. Siapa dia? Jawabannya adalah; Sastra. Datang tanpa memberikan informasi terlebih dahulu, pria itu awalnya mencari angin segar usai berdebat dengan Tegar. Namun, karena tiba-tiba rindu pa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD