*** Setelah sampai di Jakarta sore tadi, kemudian mengobrol banyak dengan Mauren, malam ini Asta bergegas menuju rumah yang dia tinggali selama puluhan tahun. Bukan sekadar pulang, Asta tentunya memiliki tujuan, yaitu; menginterogasi sang papa tentang perselingkuhan yang terjadi puluhan tahun lalu. Tidak akan menemui Agra dengan tangan kosong, Asta dibekali bukti oleh sang mama, yaitu; foto usg sekaligus surat dari perempuan yang dihamili oleh Agra, sehingga dengan begitu, sang papa tidak akan bisa berbohong atau mengelak. "Den Asta," panggil Bibi, persis saat Asta tiba di ruang tengah. "Aden kapan pulang, Den? Ibu lagi enggak ada di rumah." "Tahu, Bi," jawab Asta. "Lagian saya ke sini buat ketemu sama Papa, bukan mama. Saya ada urusan." "Oh, begitu." "Papa ada?" tanya Asta. "Ada, D

