*** "Mima, Om Sasnya mana? Kok enggak datang-datang? Yaya takut kesiangan." Setelah sebelumnya sempat bertanya, Tanaya kembali bersuara setelah dua puluh menit lebih pasca Valeria menghubungi Sastra, pria itu tidak kunjung datang. Tidak duduk di pinggir jalan, saat ini Valeria dan Tanaya memutuskan untuk menunggu di dalam mobil, karena di sekitar tempat mereka berhenti, tidak ada bangku yang bisa diduduki keduanya. "Om Sas kayanya masih di jalan, Sayang. Sebentar ya," ucap Valeria menenangkan. "Kurang dari sepuluh menit, Om Sas pasti datang. Lagian kalau pun telat, Yaya enggak akan dimarahin sama Miss, kan datangnya sama Om Sas." "Iya sih," ucap Tanaya. "Tapi kan—" "Sebentar, Sayang. Om Sas kayanya chat," ucap Valeria sebelum Tanaya selesai bicara. Sigap mengambil ponsel di dalam ta

