#Pertemuan

502 Words
"Ino kemana si? Udah mau malem kek gini dia nggak balik-balik.Pasti dia ada di halaman belakang," ucap pria tinggi yang mengenakan hoodie berwarna hitam dengan celana training panjang, berjalan menuju halaman belakang rumahnya. Di lain tempat ... Seorang wanita dengan napas yang terengah-engah, terus berlari menghindari dua pria bertubuh kekar yang terus mengejarnya. "Woy ... ! Berhenti lo!" teriak pria bertubuh kekar itu. Wanita itu terus berlari secepat mungkin untuk menghindari kedua pria kekar itu.Naas dirinya sudah mulai kelelahan, dia memutuskan untuk bersembunyi.Matanya tertuju pada rumah bercat biru, dengan pintu gerbang yang terbuka.Tanpa pikir panjang wanita itu langsung masuk ke dalam pekarangan rumah tersebut.Dia bersembunyi di balik pohon mangga yang berdiri kokoh di hadapannya. "Sial! kita kehilangan jejak," ucap pria tinggi itu, yang berhenti tepat di depan gerbang rumah bercat biru. "Perkiraan gue si dia masih ada di sekitaran sini," ucap salah satu pria kekar itu. Duh mereka malah berhenti di situ lagi! Semoga saja mereka nggak menyadari kalau gue ngumpet di sini.Batin wanita itu. "Meong ... ! Meong!" ucap kucing mengeong sambil melihat ke arah wanita itu. Gawat ada kucing! Gue harus gimana nih?! Batin wanita itu panik sambil menutup hidungnya. "Hush ... Hush!" ucap wanita itu berbisik sambil mengusir kucing itu. Kucing berjalan mendekati kaki wanita itu, dan menggesek-gesekan kepalanya pada kaki milik wanita itu. Hacih ... ! Bersin wanita itu membuat kedua pria kekar itu menengok ke sumber suara, alhasil mereka saling menatap.Dengan sigap wanita itu langsung mengunci pintu gerbang rumah, dan kemudian ia berlari ke arah samping rumah.Dia melihat pintu rumah itu terbuka, dan lagi-lagi tanpa pikir panjang wanita itu langsung masuk kedalam rumah orang.Karena pintu gerbang yang terkunci, kedua pria kekar itu terpaksa memanjat gerbang. "Hey ... ! Lo mau maling ya!" ucap pria tinggi yang tiba-tiba datang, dengan membawa serokan dan melemparkannya ke arah kedua pria kekar itu. "Lo salah paham bang," ucap salah satu pria kekar itu. "Lo bilang salah paham?! Jelas-jelas lo manjat pagar rumah gue! Pasti lo mau maling kan!?" bentak pria tinggi itu sambil mengepalkan tangannya,hendak memberikan bogem mentah pada kedua pria kekar itu. "E--eh santai bang!" ucap salah satu pria kekar itu, yang memegang tangan pria tinggi itu. "Gue kesini bukan karena mau maling, gue lagi cari wanita yang masuk kedalam rumah itu," ucap pria tinggi itu sambil menunjuk ke arah rumah bercat biru. "Alah ... alesan! Dengerin ya! Gue disini tuh tinggal sendiri.Mana ada orang lain selain gue! Mumpung gue lagi baik, mending lo cabut sekarang, takutnya gue berubah pikiran.Pergi gak!" bentak pria tinggi itu, membuat kedua pria kekar itu ngibrit pergi. "Meong ... ! Meong!" ucap kucing mengeong sambil mendekat ke arah pria tinggi itu. "Ino rupanya lo ada di sini, ayok masuk.Gue udah beliin makanan kesukaan lo," ucap pria tinggi, itu sambil menggendong kucing Oren miliknya dan berjalan masuk kedalam rumahnya. *** Seorang wanita tengah mengintip dari balik jendela, melihat kondisi diluar. "Kayanya mereka udah pergi deh," ucap wanita itu. "Eh ... ! Lo siapa?!" ucap pria tinggi itu yang tiba-tiba datang, sontak membuat wanita itu terkejut. #Nextttt???
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD