Amarah

1225 Words

Lisa berlarian menuju kelasnya dengan isakan yang tak bisa terelakkan lagi. Gadis itu memasuki kelas setelah mendobrak pintu yang tertutup rapat. Semua siswa yang berada di dalam kelas kontan menoleh kaget dengan tatapan melotot menyorot Lisa yang hampir ambruk menghantam lantai jika saja sebelah tangannya tidak menggenggam gagang pintu dengan kuat. Beruntungnya, Bu Ariska telah meninggalkan kelas karena sekarang waktu istirahat. Gadis itu meraung-raung saat berlari sempoyongan menuju meja duduknya. Lisa menangkup wajahnya yang sangat basah dengan kedua telapak tangan. Menumpahkan seluruh rasa sesak saat kedua bahunya berguncang seiring sesegukan perih keluar dari mulutnya. Seluruh pasang mata masih terpaku menatap Lisa dengan saling bertanya-tanya dan menebak kenapa gadis itu bisa menan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD