Komandan Rei menurunkan maskernya saat dia sampai di Distrik Aster bersama Panglima Reiki. Misi yang didalangi ide Panglima Reiki sebenarnya membuat Komandan Rei bingung. Panglima Reiki seperti memiliki masa lalu di Distrik Aster, tetapi Komandan Rei tidak akan bertanya. Saat lampu sorot dari lampu-lampu yang terpasang di atas pohon pinus membantu langkah mereka. Di saat para penduduk mulai terlelap, Komandan Rei mulai waspada. Karena tenang bukan berarti aman. Ada ketenangan yang mematikan di saat-saat krusial seperti ini. KomandanRei melangkah mengikuti jejak Panglima Reiki yang tenang. Pengalaman Sang Panglima memang tidak lagi diragukan. Di usianya yang beranjak senja, kondisi prima dan fit masih melekat pada sosok yang dihormati Andara itu. "Rumah Dokter Lami di sana," bisik Pangli

