"Maaf." Abria Valerie mengambil nampan hitam dan segera bergeser dari posisi sebelumnya. Diikuti tatapan pegawai lainnya karena tidak biasanya Komandan Rei berbincang dengan gadis lain selain dokter dan ilmuwan di sana dalam konteks membicarakan pekerjaan, bukan hal lain. Tatapan tajam itu mengarah pada bekas cekikan di leher Abria Valerie yang berubah samar. Keningnya mengernyit dan seketika otak cerdasnya menangkap sesuatu yang salah. "Pernikahan Caris Adonia diadakan besok. Sebagai sahabatnya, bukankah seharusnya kau datang? Aku hanya ingin memberitahumu tanggal penting itu." Setelah itu, Komandan Rei pergi tanpa Valerie bisa menjawabnya. Dia menoleh, menatap punggung tegap berbalut seragam militer hitam yang mengerikan itu dan menghela napas panjang. Komandan Rei berbelok hendak ke

