"Kenapa bah, Kenapa...?" tanya Lisna yang kembali lagi keluar dari kamar karena merasa kaget melihat tamunya yang tiba-tiba terjatuh, wajahnya terlihat panik melihat keanehan yang terjadi terhadap Heri. Ditanya seperti itu, Mbah Kramat tidak menjawab namun terlihat dari sudut bibirnya keluar cairan berwarna merah agak sedikit kental, dia tidak berbicara sepatah kata pun dengan segera dia pun bersila dan merapatkan kedua tangannya di depan d**a, mulutnya terlihat berkumat kamit seperti sedang membaca mantra. Heri lumayan lama melakukan aktivitas seperti itu sehingga Lisna yang tadi hendak menolong hanya bisa berdiri menyaksikan tingkah laku aneh tamu yang datang ke rumahnya. Sepuluh menit berlalu perlahan mata Heri pun terbuka kemudian dia menyusut darah yang membasahi sudut bibirnya.

