Meminta Doa

1346 Words

Malam harinya tuminah selalu melirik ke arah jalan berharap orang yang tadi malam makan di warung datang kembali, dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu seperti yang sudah dia lakukan tadi malam. Bukannya dia mengobrol dengan baik malah tuminah memarahinya. "Kenapa terus menetap ke arah jalan?" tanya warsiman yang memperhatikan gelagat istrinya yang sedikit aneh, tuminah terlihat gelisah seperti sedang menunggu sesuatu. "Ibu lagi memantau Pak, Siapa tahu saja salah satu dari orang yang lewat adalah si mbah." "Yah jangan dilihat seperti itu, karena tadi malam aja ketika dia datang tidak kita duga. kita berdoa saja kalau orang itu benar-benar orang baik dan orang yang memiliki kesaktian kita bisa dipertemukan kembali." "Ibu sebenarnya merasa bersalah Pak karena malam kemarin ib

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD