Ridwan memarkirkan mobilnya di rumah orang tuanya begitu mendapat kabar bahwa istrinya sedang berkunjung, Ridwan langsung melajukan mobilnya menuju rumah orang tuanya. Dalam benaknya ada banyak pertanyaan yang akan ia tanyakan kepada istrinya sesampai disana. Jujur saja hatinya yang semula dipenuhi dengan emosi yang menggebu-gebu sedikit reda begitu melihat pemandangan betapa akurnya istrinya dengan orang tuanya. Tak banyak, seorang menantu selalu berselisih pendapat, bertemu saja hanya jika ada momen-momen penting saja. “Mas mau makan?” Tanya Adelia menghampiri suaminya yang baru saja sampai dan duduk melepas sepatunya. Ridwan memejamkan matanya mencoba menutupi emosinya yang akan meledak-ledak jika tidak ia tahan. Mendengar suara Adelia yang tampak belum mengetahui apa yang membuat

