Tamu sudah berdatangan, tapi aku belum melihat si lampir tua dan rubahnya. Aku sangat resah, takut-takut Rei akan mengatakan aku tidak mengabarinya. Acara sudah hampir di mulai, tapi tetap tidak datang juga. "Rei, kenapa mama belum datang jug?" tanyaku sedikit panik. "Aku juga tidak tahu, coba kamu hubungi mama" ucapnya dan aku langsung engambil ponselku, sialnya batre ponselku habis. "Ponselku mati Rei" ucapku, tiba-tiba bu menghampiri kamu. "Acaranya sudah bisa di mulai nak" ucap ibu. "Tapi mertuaku belum datang bu" ucapku. "Mungkin mertuamu sedang sibuk atau ada acara, kalau memang tidak ada acara, nanti pasti akan datang. Kita tidak mungkin mengulur waktu, tidak enak sama tamu-ramu kamu nak. Lagi pula, apakah mertuamu sudah menghubungimu?" ucap ayah. "Belum ayah, dari aku mengab

