[Masih Rion's POV] Dengan bersemangat, Si Dedek berjalan menghampiri wanita di pintu itu. Wanita yang ditarik-tarik tangannya itu hanya bisa tersenyum canggung pada semua orang. "Kak Hyani, kenalin deh! Pacarnya Si Babi!" Mata Hyani melebar mendengar nada penekanan pada kata pacar. Pacar ku? Tentu saja bukan! Tapi semoga! Eh.. Ya bisa dibilang dia itu, ekhem, gebetan. Dia salah satu pegawai di perusahaan Si Papi yang ada di Indonesia. Tapi dia benar-benar bukan pacar ku. Aku memang menyukainya. Ya, sedikit. "A-apa? Lelucon kamu gak lucu lho dek.." Hyani terlihat sangat bingung. "Rion, udah berapa kali gue bilangin berenti main pelet! Lo gimana sih? Katanya udah tobat.." Joe berbisik pada ku. Main pelet gundul mu! Ya, wajar sih kalau mereka tidak percaya. Aku sendiri juga akan

