-Harel's POV Suasana hening menyelimuti area pemakaman ini. Semua orang sibuk dengan pikirannya masing-masing. Hanya suara isakan yang sesekali terdengar. Semua sudah selesai. Ya, semuanya selesai. Rombongan orang-orang yang mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhirnya sampai. Di sini lengkap, ada semuanya. Shein yang tangannya di gips berjalan berdampingan dengan Daren. Ren yang entah sejak kapan jadi akrab dengan Bunda Anna membantu wanita paruh baya itu berjalan. Bunda Anna menampilkan sosok ibu yang dirindukan Ren. Aku melirik Ella di samping ku yang tersenyum sendu. Hidung dan matanya merah efek menangis. Di tangannya ada keranjang berisikan bunga pemakaman. Acara pemakaman pun dimulai. Setelah jenazah dikebumikan dan doa-doa sudah dipanjatkan, kami semua memilih

