Kinara sampai di dalam kamar. Tak langsung meninggalkan dirinya, tapi Amira justru ikut duduk di sampingnya yang berada di Kasur. Menatap dirinya dengan tatapan penuh dengan pertanyaan. “Kenapa, Tante?” tanya Kinara. “Nara, kamu dan Darrel nggak ngelakuin sesuatu yang …” Ia menghentikan kata-katanya. Bukan bingung mau mengatakan apa, tapi ia justru takut salah bicara. Iya, takutnya nanti justru Kinara malah berpikir jika ia menuduh yang tidak-tidak. “Menurut Tante gimana?” tanya Nara balik. Jujjur saja, ia tak mau membohongi mamanya Darrel. Tapi sekarang juga ragu harus mengatakan hal yang jujur atau justru malah berbohong. “Tante sebenarnya nggak yakin jika kamu dan Darrel melakukan hal itu, tapi Darrel … masalahnya dia cowok. Meskipun anak sendiri, Tante juga ragu kalau dia bisa ber

