BAB : 64

1518 Words

Tapi hanya sesaat kemudian, Kinara kembali melepaskan diri dari pelukan Darrel. Memasang wajah cemberut dan kesal menatap coeok yang ada dihadapannya kini. “Mau lanjut?” “Kenapa, sih … bercandanya kelewatan? Aku benar-benar mau marah loh sama kamu, Darrel.” Kinara kembali ke mode mengomel. Serius, ya … ini dirinya masih tak menyangka jika Darrel sampai melakukan hal yang di luar batas hanya untuk memilikinya. Meskipun merasa senang jadi seseorang yang dia pertahankan, tapi bukan begini juga, kan, caranya. Bukan hanya membuat orang-orang akan gempar karena aksi itu, tapi juga dirinya sendiri ikutan tremor. “Aku benar-benar minta maaf,” ucap Darrel serius. “Sumpah! Aku nggak ngelakuin apa yang kamu pikirkan. Ya, meskipun kamu bikin …” “Bikin apa?!” Berasa mau mencongkel mata Darrel, saa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD