BAB : 62

1715 Words

Keduanya makan malam, ya meskipun Nara sudah menolak karena merasa tak lapar, tetap saja Darrel memaksa. Sudah tahu, kan, jika cowok itu adalah tipe menusia dengan pemaksaan kadar tinggi. Apalagi tentang Kinara. Dia seolah bisa melupakan semuanya. Setelah makan dan lanjut minum obat, kini keduanya berada di dalam kamar. Darrel meminta Nara untuk segera tidur, karena juga sudah malam. Masih sekitar jam sembilan malam, tapi karena Nara memang butuh istirahat yang cukup, jadi dia terus memaksa. “Aku masih menunggu penjelasan kamu, loh,” ujar Nara mengingatkan Darrel. “Kalau kamu nggak ngasih penjelasan dengan jelas, bagaimana aku bisa paham.” Darrel duduk dihadapan Kinara, menatap gadis itu seksama. “Jangan menyela setiap apa yang ku katakan dulu.” “Hmm,” angguk Kinara menyetujui. Jadil

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD