Seandainya saat itu dia tidak berusaha keras mungkin hidupnya tidak akan sampai pada fase ini. Dia juga bersyukur karena sudah bisa menjalankan semua hal ini dengan baik.
Dia senang akhirnya kali ini, dia bisa memenagkan hati dari seorang klien yang baru, ini dia baru saj sangat puas. Dia menatap dan menjabat tangan dari orang besar yang berada di depannya sekarang ini. Mereka memang sangatlah singkat untuk pertemuan kali ini, namun kesannya sangatlah bagus, ini benar-benar luar biasa.
“Ini akan menjadi salah satu kabar untuk ayah dan juga ibu,”setelah kliennya keluar dia mengucapkan haal yang sangat manis itu. Tiba-tiba Miracle kembali merasakan ada rasa hangat yang datang dan mendekapnya dari arah belakang,”ada apa ini?”reflek dia berbalik dan menvoba untuk melijhat siapakah itu?”ar. ternyata itu adalah dia, dia adalah sekretaris dari Miracel, dia sudah mulai gatel., dengan atasnnya sendiri.
“Kenapa dengan anda?” dia bertanya,”apakah saya tida senag? Pasalnya Tuan sangatlah lihai ternyata dalam berbahasa jepang,”sepertinya dia sedang memuji Tuan yang sudah merasa hebat sangat itu,”saya rasa itu semua adalah hal-hal yang sangat biasa-biasa saja,” benar ,dia adalah seorang yang selalu saja sepperti ini,selalu saja tinggi hati dengan cara yang sangat sederhana, dengan mengedepankan sikap, dia bahkan sangat di segani banyak orang,”arg…. aku tahu semua ini Tuan lakukan hanyauntuk menahan aku bukan?”suasana tiba-tiba hening.
Di sisi lain kini Zee sudaah bselesain makan, tampaknya dia juga merasa lelah karena makan, tetapi ada satu hal yang dia dapatkan ketika selesai makan, ponselnya bordering, dia juga senyum-senyum sendiri meratapi ponsselnya,”arg… dia sangat tam[pan, actor pengganti Miracle,”ucapnya sembari memeluk dengan erat kali nI I foto yang baru saja di posting oleh Lee minho,”ya, aku memang sangat menyukai dirimu, apakah itu merupakan kesalahan yang fatal?” dia tertaawa ringan menatap ke atas-atas langit ruang makan mereka.
“Tidak apa, aku hanya menyukai kamu, tidak berniat untuk mendapatatkanmu, sama hanya dengan Miracle, aku hany mencintai dirinya, tidak untuk mendapatkan dirinya” dia benar-benar sedih, wajahnya kembali muram, naasnya di tengah kesedihan dia, lelaki yang dia cintai datang.
“Benarkah kamu adalah Lee Minho?” dia mendekat dan benar saja, tangannya berusaha untuk mendekat ke rahang dari Lee Minho,”Ya, aku rasa kamu adalah fans ku yang luar biasa,” Lee MINHO memuji dirinya, dia bahkan terasa terbang ke langit ke tujuh. Bulu matanya tidak bisa dia kedipkan lagi.
Bola mata mereka saling menatap satu sama lain, kali ini bibir mereka yang bakan jatuh dalam tahap yang sangat diinginkan, kalian tentu tahu bukan tahap apa yang mereka akan lakukan. Perlahan namun pasti, Zee memang munafik, dia segera mengangkat jauh-jauh kakinya karena rasa geli yang dia dapatkan. Zee merasa bahwa sekarang dirinya benar-benar sempurna, telah meneriman ciuman dari seorang aktior yang dia cintai,ini adalah hal yang sangat bagus, dan layak untuk di abadikan. Wajah Lee Minho, sangatlah tampan, bagaimana ini, tangannya sudah ketar-ketir dan dia tidak dapat meraih ponselnya dengan cara yang baik. Yah sebentar lagi di tengah usaha dirinya yang berusaha untuk meraih ponsel itu,”Ya, aku mendapatkan apa yang aku inginkan,” dia bersorak dalam hati. Hampir saja, dia akan mendapatkan foto dirinya berciuman dengan Lee Minho, tetapi ada saja hal yang sangat menyakitkan bagi dirinya, ini memang hari sian untuk Zee tidak tahu untuk keberapa kalinya. Ponselnya jatuh ke lantai, dan dia tersadar bahwa itu hanyalah sebuah mimpi di atas kertas putih yang penuh dengan misterius, Zee merengek dia bahkan menyesal karena sekarang ponselnya telH RUSAK, TETAPI sepenuhnya rusak, ini akan menjadi mimpi buruk bsagi dirinya.
“Hanya karena kamu, saying, semua ini telah hilang, aku tidak mau, kamu harus menganti semua ini,” dia aneh, malah mencoba untuk menyalahkan seorang actor korea yang sangat tampan itu,”apakah kamu hanya ingin diam?” dia menatap horror sekali lagi wajah yang putih mulus, dan bening itu.
Ketika dia bergumam, rasanya tidak adil kalau dia membiarkan ibunya beerja dan menyelesaikan semua ini, dengan seorang dirinya, matanya tidak sengajamelihat siapa gerangan yang menyapu rumah, dengan menghapus keringat yang bercucuuran pada keningnya yang tampak kusut, Zee benar-benar bersyukur, untuk semua ujian yang telah di berikan oleh Tuhan kepada dia, lagi-lagi di tengah fia mencinbtai seseorang dia kembali diingatkan oleh ibunya, sosok yang sangat berharga, dan memiliki seribu satu pengaruh untuk hidupnya.
“Ahk, ibu kenapa selalu bekerja sendiri, ayo, kita bekerja bersama ini akan menjadi lebih baik, dan juga pekerjaaan akan terasa lebih ringan, bukankah seperti itu ibu?” dia meraih kali ini sapu yang berada pada tangan ibunya, mereka terlihat sangatlah akrab,”apakah kamu tidak akan istirahat?” ibunya bertanya, Zee mengerutkan wajahnya, dia bertanya dalam hati,”kenapa ibu mengatakan hal seperti itu, bahkan jelas-jelas ibu mengetahui bawa aku selalu saja istirahat?” bola matanya menatap tenang ibunya, dia bahkan ingin menangis tetapin dia tidak mau terlihat sangat lemah di hadapan orang yang sangat berguna baginya.”ARG… Ibu selalu saja perhatian kepada Zee, tenang saja ibu, Zee wanita terkuat,” dia menaikkan salah satu lengganya dengan menunjukkkan deretan gigi putih dengan jajarannya.
Ini sudah malam, tidak terasa sebentar lagi, Miracle akan pulang, dia tidak sabra mengatakan hal ini,mengatakan bahwa ia seakan memenangkan lotre, dia sangat senang, terlampau senang dia terdiam untuk waktu yang dekat, dia menatap ke rah tempat sekretarisnya berada dia tersentyum, tetpi entah kenapa, dia mengingat ucapan dari wanita yang membuat dia tersenyum akhir-akhir ini,”Apakah dia benar-benar wanita yang aku inginkan?” dia bertanya sembari mempercantik posisi duduknya,”Jika aku menjadi korban untuk kesekian kalinya, apakah aku harus membuka hati lagi,” tiba-tiba dia teringat lagi akan permasalahan dalam hubungan dia yang sangat rumit,”tidak, apakah aku bodoh?aku tidak mau lagi untuk jatuh cinta, ini terlalu sakit, terlalu,” dia menundukkan kepalanya seiring denga itu sekretarisnya ternyata melihat ke arah Miracel dengan diam-diam. Bulu matanya lentik, bahkan dia tidak mampu untuk berkedip, dia benar-benar jatuh hati pada lelaki itu, dia bahkan tidak tahu, kapan dia menaruh perasaan pada lelaki dengan tingkat ke dinginan yang sangat tinggi, melebihi larva yang datang dari permukaan gunung yang akan meletus,”apakah sekarang anda sibuk?” tiba-tiba salah satu staf datang dan mengangetkan dirinya,”Arg.. tidak bisakah dirimu memanggil dan sebelumnya mengetuk pintu,” saking terkejutnya dia bahkan memarahi staff yang sama sekali tidak memiliki jabatan yang tinggi pada perusahaaan yang telah di pimpin oleh Miracle beberapa tahun terahkir ini,”Maaf,” satu kata yang dia ucapkan, dan setelah itu membuat reda hati dari wanita yang sedang berbunga-bunga itu.