Saat yang lain sibuk berdansa di tengah lantai dansa. Layla mengajak Eisha melangkah keluar dari ruang dansa. Tanpa banyak bantahan Eisha menurut saat tangannya ditarik Layla.
"Kita menuju ke mana Layla?" tanya Eisha berbisik.
Layla melirik Eisha yang berjalan di sampingnya juga berbisik. "Ke taman belakang istana di sana banyak tumbuh tanaman aneh itu," ujar Layla.
Di lorong istana ada banyak prajurit atau bisa juga disebut dengan pengawal yang berjaga. Pria-pria itu memakai pakaian lengkap berwarna cokelat tua, topi yang membungkus kepala, dan pedang yang diselipkan di pinggang.
Layla dan Eisha bersembunyi di balik kumpulan bunga-bunga yang tumbuh subur.
"Kita tidak mungkin melewati mereka, kau lihat 'kan pedang tajam yang tersimpan di pinggang mereka," ujar Layla bergidik ngeri.
"Iya, tentu saja aku melihatnya," balas Eisha ikut melihat pedang itu.