bc

Orang Ketiga

book_age18+
2
FOLLOW
1K
READ
heir/heiress
love at the first sight
like
intro-logo
Blurb

Persahabatan yang terjalin lama sejak SD, hancur karena pria. Tak di sangka sahabat ku sendiri yang sangat ku percaya bercumbu dengan suamiku di belakang ku. Di depan terlihat baik dan berbicara manis. Tapi di belakang suara merdu nyanyian suami dan sahabatku saling beradu melempar keindahan. "Lebih cepat Shem, aku ingin keluar sekarang," ucap wanita tersebut menikmati kegilaan mereka tanpa rasa sesal. "Sebentar lagi sayang, tahan sebentar. Kita sama-sama keluar nanti," instruksi pria tersebut menuntut. Deg... Deg... Deg..... Seperti terkena sambaran petir, Alana mendengar semua itu terasa hidup nya telah hancur. Dia tak memiliki siapapun di dunia selain suami, sahabat dan Ibu pantinya. Mulut nya kaku, berbicara rasanya tak sanggup. Alana memilih pergi. "Hiks... hiks.... Apa yang ku dengar tadi Tuhan? Kenapa mereka melakukan ini padaku? Apa salah ku? Kenapa tega bermain di belakang ku?" tangis Alana tumpah. Dia tak bisa menahan sesak di dadanya.

chap-preview
Free preview
Ibu mertua
Bab 1: Ibu mertua Dua tahun sudah umur pernikahan Alana dan Shem. Kedua memutuskan untuk menikah karena keinginan shem yang sangat mencintai alana. Mereka menjalin hubungan sejak SMA, dan menikah saat lulus kuliah. Pernikahan alana dan shem berjalan mulus meski ada sedikit kendala tidak sukanya Mama shem mengenai pernikahan tersebut. Alana yang bukan dari kalangan orang kaya, hanya anak panti, entah siapa orang tuanya tidak di ketahui asal usul nya. Dia di anggap rendah, oleh mertuanya sejak pacaran dan sekarang sudah menikah pun sama. Namun hati yang besar penuh kesabaran, alana menerima semua dengan lapang dada. Dia tidak membalas semua hinaan yang keluar dari mulut mertuanya. "Makanan apa ini? kau dari dulu tidak juga bisa memasak makanan yang enak, kalau level dari kalangan bawah, mau di apakan bagaimana tetap sama rendahan, sampai kapanpun tidak akan bisa berubah derajatnya," hina seorang wanita cantik, sedikit menua, dia adalah Mertuanya bernama Neta. "Maaf Ma, apa mau Alana masak ulang?" tawar Alana sabar menghadapi sikap mertuanya yang tidak pernah berubah sejak dulu. "Tidak perlu, mau di masak ulang berulang kali hasilnya akan tetap sama tidak enak. Orang seperti mu itu hanya bisa masak makanan rakyat jelata," sinis Nya dengan perkataan yang tak tangung di keluarkan tanpa peduli perasaan menantu nya. "Ada apa ini? kenapa pagi-pagi sudah ribut?" tanya Shem baru turun tiba di meja makan. Dari atas tangga dia sudah bisa mendengar suara keributan mereka, turun ke bawah dan melihat ternyata suara ribut itu dari Mama yang sedang memarahi sang istri. Baru sehari datang menginap di rumah nya, Mama Neta sudah membuat keributan, Jika di biarkan lebih lama keributan nya pasti semakin besar. Dia begitu tau seperti apa Mama nya yang tidak menyukai Alana sejak mereka berhubungan hingga sekarang. Bahkan sampai detik ini Alana tidak hamil juga di permasalahkan Mama Neta. Keguguran Alana saat menginjak 7 bulan masa hamil nya membuat rahim nya bermasalah. Dan itu kini menjadi percekcokan antara Alana dan Shem sering berdebat. Perdebatan itu bisa membuat Shem tak pulang ke rumah. "Istri mu ini tidak pernah benar memasak, lihatlah apa yang di berikan pada Mama. Masa makanan tidak enak, mana banyak garam nya lagi," aduh Mama Neta menatap benci tidak suka pada Alana yang diam tak berkata. "Tidak mungkin Ma. Shem tau masakan alana seperti apa, Shem tau Mama tidak pernah menyukai alana, tapi setidaknya jangan membuat keributan di pagi hari. Shem pusing dengar nya. Hari ini ada klien penting Shem butuh ketenangan bukan keributan," kata Shem lelah melihat situasi seperti ini. "Jangan salahkan Mama, salahkan istri tidak berguna mu itu. Jika saja kau menurut pada Mama tidak menikah dengan rakyat jelata ini tidak mungkin Mama seperti ini," tidak terima nya di salahkan oleh putra satu-satunya itu. "Lalu mau Mama sekarang apa? Shem harus menceraikan alana begitu? tidak mungkin, Shem cinta sama alana, sampai kapanpun tidak akan pernah bisa, jadi buang semua keinginan Mama yang ingin menjodohkan ku dengan anak kenalan teman Mama, karena sampai kapanpun itu Shem tidak mau," tegas Shem menatap lekat Mama nya yang keras kepala ingin memisahkan mereka. "Ya sudah kalau seperti itu, Mama juga tidak akan mau berhenti hingga keinginan Mama terwujud," tak kalah tegas nya. Alana berada di tengah itu, tak mengatakan sepatah kata, dia terbiasa diam. Di hina di caci bukan hal baru untuk nya lagi, sejak kecil dia sudah di perlakukan buruk oleh orang yang tidak menyukai nya. Bahkan para ibu-ibu pun sama, padahal dia tak pernah melakukan kesalahan apapun pada siapapun. Alana wanita penurut pada orang tua. "Jika itu mau Mama silakan lakukan, tapi satu hal yang Mama harus ingat, semua keinginan Mama tidak akan pernah bisa terwujud karena Shem tidak akan goyang." "Ayo sayang, tidak perlu mengurusi Mama lagi. Kau ikut bersama ku ke kantor saja dari pada di sini hanya ada sakit kepala," tambah nya lagi mengajak alana pergi dari meja makan. Dia tidak bisa membiarkan Mama nya terus semena-mena pada alana lagi. Alana yang diam di katai tidak pernah membalas membuat hati tidak tega, melihat itu. "Tap-" "Sudah tidak perlu di pikirkan lagi, apa kau mau di maki Mama? jadi ikut aku tidak perlu kau urus Mama," potong Shem cepat tidak membiarkan Alana membantah. Dia seperti bisa membaca pikiran tau apa yang ingin di katakan alana. "Iya," menurut Alana. Shem menggandeng tangan alana pergi meninggalkan Mama Neta yang kesal tak ada yang mempedulikan nya. "Lain kali coba lah untuk bersikap tegas pada Mama, alana. Jangan diam, dengan kau diam kau seperti orang yang benar melakukan kesalahan dan aku tau kesalahan itu tidak pernah kau lakukan," tegur Shem bingung 7 tahun menjalin hubungan pacaran dan 2 tahun menjadi pasangan suami istri, Alana tak pernah berubah dengan sikap lembut tidak pernah membalas kejahatan orang lain dengan kejahatan sama. Alana lebih mendiamkan, dia percaya setiap orang pasti akan berubah menyadari semua yang di lakukan jadi dia tidak pernah mempermasalahkan apapun. "Maaf, sekarang tidak perlu di bicara kan lagi. Kau bisa terlambat ke kantor. Bukannya kau mengajak ku untuk ikut, jadi aku harus bersiap dulu. Tunggu sebentar aku ganti pakaian," ucap Alana tenang tidak ingin memperbesar masalah. Dia hanya ingin pernikahan mereka awet. Meski tidak bisa selama nya, karena pertengkaran kecil selalu ada di antara mereka entah itu mengenai apapun. Alana masuk ke ruang ganti mengganti pakaian. Tidak sampai lima menit dia sudah keluar dengan dress cantik di atas lutut. Setelah menikah, fashion alana di atur Shem. Pria yang berstatus suaminya itu banyak berubah alana menjadi wanita pribadi yang cantik menjadi sangat cantik. Shem tak pernah mengijinkan Alana menggenakan pakaian yang jelek, alana yang sejak awal wanita penurut pada orang tua dan suami tidak banyak menutut kecuali sesuatu yang menurutnya tidak di benarkan. Selagi semua masih bisa di bicarakan baik dan di selesaikan kenapa tidak? dia juga wanita yang santai dalam menghadapi masalah, dia tidak terlalu ambil hati oleh omongan orang-orang yang tidak menyukai nya. Karena hidup bukan bergantung pada orang lain, semua bergantung dan kembali pada diri sendiri bagaimana bisa menghadapi itu. Apa dia ingin menggunakan kekerasan, ego atau kebohongan, itu terserah. Asal tidak merusak, menghancurkan siapapun. "Cantik, aku semakin mencintai mu," ucap Shem memeluk alana dari belakang menghirup aroma tubuh nya yang membuat nya nyaman.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

His Unavailable Wife: Sir, You've Lost Me

read
10.5K
bc

Claimed by my Brother’s Best Friends

read
820.2K
bc

Secretly Rejected My Alpha Mate

read
35.9K
bc

The Lone Alpha

read
125.6K
bc

The Luna He Rejected (Extended version)

read
614.0K
bc

Bad Boy Biker

read
8.7K
bc

The CEO'S Plaything

read
19.4K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook