Chapter 19

1128 Words

Mendadak tangan Marsha gatal buat menampol mulut yang tidak pernah di filter milik Rey. Telinganya saja sudah panas mendengar panggilan enteng dari cowok tersebut. "Hiks!" Pipi kanan Rey sudah memerah saat tangan Marsha yang langsung menampar mulus pipi chubby Rey yang tiap detik selalu menawan diperhatikan oleh para fans ceweknya yang bejibun. "ABRI NGAPAIN?? GENITNYA KEBANGETAN!" Reaksi Marsha di luar dugaannya. Rey melongo setelah sekian lama mencerna seruan toa gadis yang rambutnya persis sama seperti kuntilanak di bioskop. "M-Marsha maksud lo apa?" Rey berucap terbata-bata. "Itu! Di kepalamu ada ...." Rey menggeleng, tiba-tiba wajahnya pucat pasi merasakan ada sesuatu yang nemplok di rambut kerennya. Perlahan, tetapi pasti telunjuk dan jempolnya bekerja sama mengambil barang ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD