Bab 33

2036 Words

Seperti permintaan Helen tadi, mereka bertemu saat istirahat pada jam sepuluh pagi. Arsyi yang menjemput Helen ke kelas gadis itu kemudian berdua mereka ke atap sekolah. Bagi Arsyi tak ada tempat yang lebih aman untuk berbicara berdua selain tempat favoritnya ini. Sementara Juna hanya membiarkan. Ia ikut bahagia kalau kedua sahabatnya bahagia. "Juna tadi ke mana katanya, Hon?" tanya Arsyi begitu mereka sampai di atap. Helen mengangkat bahu. "Nggak tau," jawabnya dengan bibir mengerucut. Masih kesal dengan Juna yang sekarang suka sekali menghilang tiba-tiba. "Katanya ada yang penting." Juna memutar bola mata. Juna memang seperti itu kan? Ia akan mengatakan ada sesuatu yang penting kalau sedang tidak ingin diganggu. Entah ke mana sekarang pemuda itu. Yang pasti Juna langsung pergi begitu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD