Chapter 9 : Memories

1543 Words

Setelah mereka punya empat anak, dan barangkali akan bertambah satu lagi nanti—Christian dan Claire tidak banyak memiliki quality time berdua. Misalnya pergi ke sebuah tempat hanya berduaan saja begini. Karena untuk mereka, anak-anak selalu menjadi prioritas utama. Jadilah kencan mereka paling sering dilakukan di—atas ranjang, tentu saja. Tuhan, mengapa memikirkan semua itu selalu saja membuat kedua pipi Claire panas? Padahal, mereka jelas-jelas bukan lagi pengantin baru.             “Aiden, sebenarnya kita akan pergi ke mana?” Selama berada di perjalanan, di dalam mobil yang dikemudikan santai oleh Christian, Claire sudah 15 kali bertanya hal yang sama; ke manakah mereka akan menuju. Tapi lagi-lagi, Christian hanya menjawabnya dengan sebuah senyum simpul yang singkat.             “Kau a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD