AThala In Fact

697 Words

"Mungkin. "Jawab Raga datar yang membuat Resya maupun Athala terkejut. Athala menggelengkan kepalanya. Di dalam masker ia tersenyum sambil menitikkan airmatanya, seperti yang ia lakukan dulu. "Semua akan terasa lebih berharga bila barang itu sudah menghilang. Barang yang hilang bisa diganti. Tapi, yang disayang takkan pernah terganti. "Ucap Athala meninggalkan kediamannya. "Lupakan rasa menyesal yang tak ada gunanya itu. Berfikirlah tentang apa yang ia inginkan dari kalian. Aku permisi. "Ucap Athala di ikuti D. Evil yang sedaru tadi bingung ingin bertindak bagaimana. Ia tahu betapa sakitnya melihat gadis ceria itu menahan pedih dan luka. Apa sebabnya ia rela meninggalkan keluarganya? "Nona, kau baik-baik saja? "Tanya D. Evil pada Athala yang sejak tadi selalu terdiam. "Apa aku terlihat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD