BAB 41 Kamu marah, aku makin sayang. ΔΔΔ "KELUAR!" Kaila berteriak sambil menggelengkan kepalanya, tanda tak mau Arion mendekati atau menyentuhnya. Arion menaruh gelas yang dibawanya ke atas meja. Mau tidak mau, walaupun ditolak Arion tetap mendekati Kaila, lantas memeluknya. Arion mengusap kepala bagian belakang Kaila untuk menenangkannya, sedangkan tangan Kaila terus memukul punggung Arion. "Kamu jahat, Arion. Kamu jahat," katanya tak berhenti memukul Arion. "Apa aku sudah gak menarik lagi, sampai kamu pindah ke lain hati? Iya, Arion? Hiks ... hiks .... Kamu jahat!" "Pergi dari sini sekarang! Aku gak mau liat kamu!" Kaila menolak Arion yang sedari tadi tetap memeluk erat dirinya. Mendorong dan memukul Arion agar menjauh darinya. "Hiks .... Kamu jahat, kamu jahat, Arion!" Ari

