Nightmare - 42

1615 Words

BAB 42 Aku mencintaimu tanpa memandang siapapun kamu, aku mencintaimu karena tidak ada alasan lagi untuk tidak mencintaimu. ΔΔΔ Usai kelas, Arion dan kedua sahabatnya kini sedang kumpul di rumah Naldo. Arion menyandarkan punggungnya pada sofa ruang tamu Naldo, lelah. "Tumben lo mampir dulu ke sini, gak langsung pulang, huh? Gak takut dimarahi istri tercinta?" Kenan bertanya. "Abis diomelin gue tadi pagi," jujur Arion. Kenan terkekeh. "Enak menikah, Yon?" tanyanya menaikkan sebelah alisnya. Menurut Kenan sendiri pernikahan adalah hal yang amat rumit. Segala permasalahan yang ada di dalamnya tak sekedar main-main. Arion yang tadinya tengah menutup matanya sejenak, kembali membuka matanya, menatap Kenan. Senyum jahil tercetak di bibirnya. "Enaklah, ada yang temanin tidur." Kenan m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD